Kamis, 14 Mei 2015

TUGAS 3 IBD : KEINDAHAN

KEINDAHAN

Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia.
Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bila mana dilihat (Id qout visum placet).
Khalil Gibran mengungkapkan bahwa Keindahan adalah sesuatu yang menarik jiwamu. Keindahan adalah cinta yang tidak memberi namun menerima.
Menurut Baumgarten adalah Keindahan adalah keselur uhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian- bagian yang saling berhubungan satu sama lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri.

Menurut The Liang Gie dalam bukunya “ Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan), dalam bahasa Inggris Keindahan diterjemahkan dengan kata “Beautiful”, bahasa Perancis “Beau” , Italia dan Spanyol “Bello” , kata-kata itu ber asal dar i bahasa Latin “Bellum” , akar katanya adalah “Bonum” yang berarti Kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “Bonellum” dan terakhir dipendekkan menjadi “bellum”.
Dapat membedakan antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah.

Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak adalah keindahan yang tak dapat terlihat secara fisik dan bersifat tidak beraturan, tetapi nilai dari keindahan itu dapat dirasakan,seperti contoh keindahan ketika merasakan angin yang berhembus. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah kebalikan dari Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak, dimana keindahan itu dapat dirasakan, dilihat maupun dapat dikenang selama kita mengingatnya.
NILAI EKSTENTIK
Nilai ekstentik merupakan sebuah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai adalah suatu realitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan terdapat pada benda. Dalam bidang filsafat, istilah nilai sering kali di pakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness).
Membedakan nilai ekstrinsik dan nilai intrinsik
Nilai instrinsik adalah nilai yang terkandung dari benda atau sesuatu itu sendiri, yang bersifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Sedangkan nilai ekstrinsik adalah nilai yang berasal dari luar benda atau sesuatu itu sendiri yang bersifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (Instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang ber sifat sebagai alat atau membantu.
KONTEMPLASI DAN EKSTANSI
Keindahan dapat di golongkan menurut selera seni maupun selera biasa. Keindahan yang di dasarkan pada selera seni di dukung oleh faktor Kontemplasi dan Ekstansi.
Kontemplasi adalah suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berfikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan. Dalam kehidupan sehari-hari orang mungkin berkontemplasi dengan dirinya sendiri atau mungkin juga dengan benda-benda ciptaan tuhan atau dengan peristiwa kehidupan tertentu yang berkenaan dengan dirinya atau diluar dirinya. Di kalangan umum kontemplasi di artikan sebagai aktivitas melihat dengan mata atau dengan pikiran untuk mencari sesuatu dibalik yang tampak atau tersurat misalnya, dalam ekspresi seseorang sedang berkontemplasi dengan bayang-bayang dirinya di muka cermin.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan, dan menikmati sesuatu yang indah. Apabila kontemplasi dan Ekstansi itu di hubungkan dengan kreativitas, maka kontemplasi itu faktor pendorong untuk menciptakan keindahan, sedangkan Ekstansi merupakan factor pendorong untuk merasakan, menikmati keindahan. Karena derajat atau tingkat Kontemplasi dan Ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia, maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda-beda.
RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori. Teori-teori itu ialah :
• TEORI PENGUNGKAPAN
Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia ). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris “aesthetic as Science of Expresion and General Linguistic”. Beliau antara lain menyatakan bahwa “art is expression of impressions” (Seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan) Expression adalah sama dengan intuition. Dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu berwujud sebagai gambaran angan-angan seperti misalnya images wama, garis dan kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalaman estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan.
 • TEORI METAFISIK
Teori semi yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengemukakan suatu teori peniruan (imitation theory). Ini sesuai dengan rnetafisika Plato yang mendalilkan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebagai realita Ilahi. Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi itu. Dan karya seni yang dibuat manusia hanyalah merupakan mimemis (timan) dari realita duniawi Sebagai contoh Plato mengemukakan ide Ke-ranjangan yang abadi dan indah sempurna ciptaan Tuhan. Kemudian dalam dunia ini tukang kayu membuat ranjang dari kayu yang merupakan ide tertinggi ke-ranjangan-an itu. Dan akhirnya seniman meniru ranjang kayu itu dengan menggambarkannya dalam sebuah lukisan. Jadi karya seni adalah tiruan dari suatu tiruan lain sehingga bersifat jauh dari kebenaran atau dapat menyesatkan. Karena itu seniman tidak mendapat tempat sebagai warga dari negara Republik yang ideal menurut Plato.
• TEORI PSIKOLOGIS
Teori-teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau abstrak dan spekulatif. Sebagian ahli estetik dalam abad modem menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seninya itu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu. Suatu teori lain tentang sumber seni ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903).

• TEORI KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran dan seimbang. Dalam pengertian perpaduan misalnya, orang berpakaian hams dipadukan warnanya bagian atas dengan bagian bawah, atau disesuaikan dengan kulitnya.
• TEORI OBYEKTIF DAN TEORI SUBYEKTIF
The Liang Gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan, bahwa dalam mencipta seni ada dua teori yakni teori obyektif dan teori subyektif. Salah satu persoalan pokok dari teori keindahan adalah mengenai sifat dasar dari keindahan. Apakah keindahan menampakan sesuatu yang ada pada benda indah atau hanya terdapat dalam alarn pikiran orang yang mengamati benda tersebut. Dari persoalan-persoalan tersebut lahirlah dua kelompok teori yang terkenal sebagai teori obyektif dan teori subyektif.
Pendukung teori obyektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat, sedang pendukung teori subyektif ialah Henry Home, Earlof Shaffesbury, dan Edmund Burke. Teori obyektif berpendapat, bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sifat (kualitas) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Pengamatan orang hanyalah mengungkapkan sifat-sifat indah yang sudah ada pada sesuatu benda dan sama sekali tidak berpengaruh untuk menghubungkan. Yang menjadi masalah ialah ciri-ciri khusus manakah yang membuat sesuatu benda menjadi indah atau dianggap bernilai estetik, salah satu jawaban yang telah diberikan selama berabad-abad ialah perimbangan antara bagian-bagian dalam benda indah itu. Pendapat lain menyatakan, bahwa nilai estetik itu tercipta dengan terpenuhinya asas-asas tertentu mengenai bentuk pada sesuatu benda.
Teori subyektif, menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam din seseorang yang mengamati sesuatu benda. Adanya keindahan semata-mata tergantung pada pencerapan dari si pengamat itu. Kalaupun dinyatakan bahwa sesuatu benda mempunyai nilai estetik, maka hal itu diartikan bahwa seseorang pengamat memperoleh sesuatu pengalaman estetik sebagai tanggapan terhadap benda indah itu. Yang tergolong teori subyektif ialah yang memandang keindahan dalam suatu hubungan di antara suatu benda dengan alam pikiran seseorang yang mengamatinya seperti misalnya yang berupa menyukai atau menikmati benda itu.
• TEORI PERIMBANGAN
Teori obyektif memandang keindahan sebagai suatu kualitas dari benda-benda. Kualitas bagaimana yang menyebabkan sesuatu benda disebut indah telah dijawab oleh bangsa Yunani Kuno dengan teori perimbangan yang bertahan sejak abab 5 sebelum Masehi sampai abab 17 di Eropa. Sebagai contoh bangunan arsitektur Yunani Kuno yang berupa banyak tiang besar.
KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan,Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran, dan seimbang.Keserasian merupakan bagian atau yang dapat mewujudkan keindahan. Keserasian mengandung unsur pengertian perpaduan , pertentangan, ukuran dan seimbang.
Perpaduan misalnya : Lagu atau nyanyian-nyanyian merupakan unsur pertentangan antara suara tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-halus yang terpadu begitu rupa sehingga telinga kita dibuat asyik mendengarkan dan hati kita pun merasa puas, tetapi apabila dalam keasyikan itu tiba-tiba terdengar suara yang sumbang kita pun tentunya akan merasa kecewa dalam hal lagu irama yang indah merupakan pertentangan yang serasi.
Teori estetika keindahan adalah Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1.  Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya.
Yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa diperdebatkan.
2.  Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan objektif adanya.
Yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah dari pada seekor lalat hijau.
3.  Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif.
Artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan objek substansi. H. C Wyatt meneliti alasan-alasan yang biasa diberikan orang apabila mereka mengatakan sesuatu itu indah, dan ia menemukan bahwa banyak sekali orang menganggap sesuatu itu indah karena menyebabkan ia bersosialisasi pada suatu yang pernah mengharukannya dahulu, harapan-harapannya dan seterusnya. Ia menganggap alasan-alasan ini sebagai alasan-alasan non estetik.
Daftar Pustaka :

Jumat, 17 April 2015

TUGAS 2 IBD : KEBUDAYAAN BELANDA

Belanda


Belanda (bahasa Belanda: Nederland adalah sebuah negara peserta Kerajaan Belanda, yang terdiri dari dua belas provinsi di Eropa Barat Laut, dan tiga pulau di Karibia.



Bendera Belanda
Kata Belanda dalam bahasa Indonesia adalah pinjaman yang cacat dari kosakata Portugis: holanda, olanda, wolanda, bolanda, dan terakhir menjadi belanda. Belanda Eropa berbatasan dengan Laut Utara di utara, dan barat, Belgia di selatan, dan Jerman di timur, dan berbagi perbatasan bahari dengan Belgia, Jerman, dan Britania Raya. Belanda menganut demokrasi parlementer yang disusun sebagai negara kesatuan. Ibu kotanya adalah Amsterdam sedangkan pusat pemerintahan, dan kedudukan monarkinya berada di Den Haag. Belanda sebagai keseluruhan seringkali disebut "Holland", meskipun Holland Utara, dan Selatan hanyalah dua dari dua belas provinsinya.
Belanda secara geografis merupakan negara berpermukaan rendah, dengan kira-kira 20% wilayahnya, dan 21% populasinya berada di bawah permukaan laut, dan 50% tanahnya kurang dari satu meter di atas permukaan laut.Kenyataan yang unik ini terabadikan dalam namanya: Nederland (bahasa Belanda), yang artinya "negeri-negeri berdaratan rendah"; nama ini pun digunakan dengan beberapa variasi dalam bahasa-bahasa Eropa lainnya. Sebagian besar daratan yang berada di bawah permukaan laut adalah hasil campur tangan manusia, ini disebabkan oleh ekstraksi gambut yang meluas, dan kurang terkontrol selama berabad-abad, dan merendahkan permukaan setinggi beberapa meter. Bahkan di wilayah banjir ekstraksi gambut tersebut dilanjutkan melalui pengerukan. Sejak akhir abad ke-16 reklamasi daratan dimulai; kemudian wilayah polder yang luas kini dilestarikan dengan mengelaborasi sistem drainase yang melibatkan beberapa tanggul, terusan, dan stasiun pompa. Sebagian besar wilayah Belanda dibentuk oleh estuaria tiga sungai penting Eropa, yang secara bersama-sama dengan anak-anak sungainya membentuk deltaRhein-Maas-Schelde. Sebagian besar wilayah negara ini sangatlah datar, dengan perkecualian di kaki-kaki bukit di tenggara-jauh, dan beberapa deret perbukitan di bagian tengah.
Belanda adalah satu dari sedikit negara pertama yang memiliki parlemen terpilih, dan negara ini adalah anggota pendiri Uni Eropa,G-10NATOOECDWTO, dan peserta perserikatan ekonomi tripihak Beneluks. Belanda adalah salah satu negara yang pernah menguasai Indonesia, dan baru mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949, namun sekarang mengakui Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Pada tahun 2011, Belanda pernah mencapai peringkat kesepuluh pendapatan perkapita tertinggi di dunia. Negara ini adalah tuan rumah bagi Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, dan lima peradilan dunia: Mahkamah Arbitrasi PermanenMahkamah Keadilan InternasionalPengadilan Internasional untuk Bekas YugoslaviaMahkamah Pidana Internasional, dan Tribunal Khusus untuk Libanon. Empat pertama berkedudukan di Den Haag; juga menjadi tempat bagi badan intelijen pidana Uni Eropa, Europol; dan badan kerjasama yudikatif Eropa, Eurojust. Kenyataan ini telah menjadi penyebab munculnya julukan "ibu kota hukum dunia" bagi Kota Den Haag. Belanda menjalankan prinsip ekonomi campuran berbasis-pasar, menduduki peringkat ke-17 dari 177 negara menurut Indeks Kebebasan Ekonomi. Pada bulan Mei 2011, Belanda meraih status sebagai negara "paling bahagia" menurut hasil-hasil yang diumumkan oleh OECD.
Belanda merupakan salah satu negara terpadat di dunia. Belanda juga terkenal akan tanggul (dijk), kincir angin, terompa kayu, tulip, dan masyarakatnya yang terbuka, dan liberal.
Kebudayaan Belanda
Budaya Belanda adalah kepelbagaian, mencerminkan perbezaan serantau dan juga pengaruh asing dengan syukurnya saudagar dan semangat penjelahan Belanda dan influks pendatang. Belanda dan orang belanda telah memainkan suatu peranan penting sebagai pusat yang budaya liberal dan toleran, dengan Zaman Kegemilangan Belanda dianggap sebagai puncaknya.
Tradisi Kebudayaan Belanda
Salah satu perayaan-perayaan yang yang paling khas dalam negeri Belanda adalah pesta Sint Nicolaas atau Sinterklaas. Dirayakan di malam sebelum Sinterklaas' hari ulang tahun pada 5 Desember, khususnya di dalam keluarga-keluarga dengan anak-anak kecil. Di Amerika Serikat angka asli Dutch Sinterklaas telah menyatu dengan Father Christmas ke Sinterklas. Dalam negeri Belanda, hadiah membawa Natal pada telah baru-baru ini memperoleh beberapa popularitas juga , tetapi Sinterklaas jauh lebih populer.
Lain perayaan khas dalam negeri Belanda adalah pesta Sint Maarten. Hari itu dirayakan pada malam hari 11 November dalam beberapa bagian negeri Belanda. Anak-anak berlalu pintu-pintu dengan lentera-lentera kertas dan lilin-lilin, dan menyanyikan lagu tentang St. Martin dan tentang lentera mereka sebagai penukar suguhan. Dalam beberapa daerah lampion digantikan oleh diri membuat lentera, terbuat satu mengorek bit gula (suikerbiet).
Tarian di Belanda

 
Balet Pada abad ke-21 orang dengan latar belakang Timur Tengah atau Afrika juga memiliki efek mendalam, terutama dalam hip hop dan rap. Jauh lebih daripada kebanyakan non-Inggris negara Eropa berbahasa, Belanda tetap erat selaras dengan tren Amerika dan Inggris sejak 50-an.
Aruba dan lima pulau utama Belanda Antillen adalah bagian dari rantai Lesser Antilles pulau. Musik mereka adalah campuran dari unsur-unsur asli, Afrika dan Belanda, dan berhubungan erat dengan tren dari pulau-pulau tetangga seperti Barbados, Martinique, Trinidad dan Tobago dan Guadeloupe, serta kepemilikan Belanda daratan mantan Suriname, yang telah diekspor ke musik kaseko sukses besar di pulau-pulau. Curaçao dan Bonaire cenderung memiliki adegan musik yang paling aktif dan terkenal. Curaçao dikenal untuk jenis musik yang disebut tumba, yang dinamai drum conga yang menyertainya.

Bahasa utama adalah Belanda, sementara Frisia Barat juga adalah bahasa diakui dan ia digunakan oleh kerajaan di provinsi Friesland. Beberapa loghat Saxon Rendah (Nedersaksisch dalam bahasa Belanda) ditutur di kebanyakan utara dan timur dan diakui oleh Belanda sebagai bahasa-bahasa serantau menurut Carta Eropah untuk Bahasa Serantau atau Minoriti.
Satu lagi loghat Belanda diperolehi kedudukan bahasa Serantau adalah Limburgish, yang ditutur di provinsi tenggara Limburg.

Kalvinisme telah dikenali pada masa-masa tertentu dengan gaya hidup yang sederhana dan gereja yang unadorned, seperti digambarkan di lukisan ini olehEmmanuel de Witte c.1660
Meskipun, Low Saxon dan Limburgish disebar disepanjang sempadan Belanda-German dan belong dengan suatu Dutch-Low German dialect continuum yang umum.
Kincir angin
Kicir angin merupakan warisan budaya yang mempesona bangsa bangsa lain sehingga menjadi ikon belanda dengan sebutan Negara kincir angin
Kincir angin berada di belanda pada abad ke13 berfungsi untuk mendorong air ke lautan agar terbentuk daratan baru yang lebih luas (polder) dalama bad ke 17 kincir angin diguakan sebagain sarana pembantu di lading pertanian dan industry seperti meproduksi kertas dan mengasah kayu
Bunga tulip belanda bunga tulip yaitu bunga yang cantik yang berasal dari negeri belanda yang berwarna cerah bunga tulip mempunyai kerampingan kelopak buganya, bentuk helai kelopaknya lancip

Masakan Belanda

Dalam tradisi, susunan makanan bangsa Belanda terdiri dari roti dan ikan haring. Pada abad ke-18, kentang (yang dibawa dariPeru ke Eropa oleh Spanyol di abad ke-16) meraih popularitas dan menjadi makanan pokok pada tahun 1800.[1]
Menurut sejarah, masakan Belanda berkaitan erat dengan masakan Perancis utara dan masih bisa terlihat di restoran tradisional Belanda dan masakan di daerah Selatan. Abad ke-15 masakan Haute mulai muncul, pada umumnya terbatas hanya untuk kaumaristokrasi. Namun sejak abad ke-17 jenis hidangan ini juga tersedia untuk penduduk kaya, seringkali terdiri dari beragam buah,keju, daging, anggur, dan kacang.
Akan tetapi masakan nasional menjadi sangat terpuruk pada peralihan abad ke-20, ketika terjadi kemiskinan besar di Belanda. Saat pendidikan massal mulai tersedia, banyak anak perempuan dikirim ke jenis sekolah baru, yaitu Huishoudschool (sekolah rumah tangga), di mana wanita muda dilatih untuk menjadi pekerja rumah tangga, mempelajari bagaimana memasak murah dan hidangan sederhana merupakan bagian utama dari kurikulum, dan biasanya didasari pada hidangan tradisional Belanda, suatu proses yang secara perlahan-lahan telah berubah.

Masakan daerah

Penulis kuliner modern membedakan tiga bentuk umum masakan daerah Belanda.

Masakan bagian timur dan utara


Daerah-daerah diutara dan timur Belanda, seperti provinsi Groningen, Friesland, Drenthe, Overijssel dan Gerderland membuat masakan timur laut Belanda.

Daerah tersebut adalah wilayah yang paling rendah penduduknya di Belanda, bahkan dengan perkembangan terendah menurut sejarah. Akhir abad ke-18, pengenalan pertanian skala besar mengartikan bahwa masakan Belanda pada umumnya dikenal karena banyaknya jenis daging. Kurangnya  pertanian memperbolehkan perburuan dan peternakan, meskipun hidangan di daerah dekat pesisir Friesland, Groningen dan bagian Overijssel yang berbatasan dengan IJsselmeer juga menyertakan banyak ikan.
Berbagai sosis kering masih satu jenis dengan sosis metworst Belanda, dapat ditemukan di seluruh wilayah dan sangat dihargai karena cita rasanya yang kuat. Kebanyakan kota dan desa memiliki berbagai sosis mereka sendiri. Daerah tersebut juga menghasilkan sosis asap tradisional, (Gelderse) rookworst (sosis asap Belanda) adalah yang paling terkenal. Sosis tradisional ini telah diasapi diatas serpihan kayu dan disajikan setelah direbus dalam air. Sosis ini mengandung banyak lemak dan sangat berair. Sosis yang lebih besar sering dimakan bersama stamppot, hutspot atau zuurkool; sedangkan yang lebih kecil sering dimakan sebagai jajanan.
Beberapa provinsi juga merupakan tuan rumah bagi berbagai jenis kue dan pastri. Berbeda dengan masakan Belanda selatan yang cenderung lembut dan lembap, kue-kue di bagian timur laut umumnya memiliki tekstur keras dan dibumbui dengan banyak jahe atau berisi potongan kecil daging. Berbagai macam Kruidkoek (seperti Groninger koek), Fryske dúmkes dan panekuk kecil yang lezat (termasukspekdikken') dianggap khas.
Dalam hal minuman beralkohol, wilayah ini terkenal karena banyaknya bir pahit (seperti Beerenburg).

Masakan bagian barat


Sebuah Keju Edam kecil

Provinsi Holland Utara, Holland Selatan, Zeeland, Utrecht dan wilayah Gelderlandic di Betuwe adalah daerah dimana masakan barat Belanda ditemukan. Daerah ini dikenal dengan banyaknya produk susu, yang mencakup keju terkemuka seperti Keju Gouda, Keju Leiden (keju yang dibumbui dengan jintan), Keju Edam (berbentuk bola kecil) serta Leerdammer dan Beemster, sementara Zaanstreek di dekat Belanda Utara terkenal karena mayones dan mustarnya.
Zeeland dan Holland Selatan menghasilkan banyak mentega yang mengandung lemak susu berlebih dibandingkan beragam mentega Eropa lainnya. Produk dari proses pembuatan mentega, yaitu buttermilk (susu mentega) juga dianggap khas dari daerah ini.
Makanan laut seperti ikan haring (dimakan mentah), kerang hijau , belut , tiram  dan udang tersedia secara luas dan khas di daerah ini. Kibbeling, dulu merupakan makanan lezat setempat yang terdiri dari potongan kecil ikan putih, telah menjadi makanan cepat saji negara ini.
Kue-kue di daerah ini cenderung sangat pucat dan sering mengandung banyak gula, baik karamel, bubuk atau butir. Misalnya oliebol (dalam bentuk modern) dan Zeeuwse bolus. Kue juga diproduksi dalam jumlah banyak dan cenderung mengandung banyak mentega serta diisi dari beberapa jenis, sebagian besar almond.
Minuman beralkohol tradisional daerah ini adalah bir dan Jenever. Alkohol tradisional Belanda,  Advocaat, sebuah minuman yang kaya dan lembut terbuat dari telur, gula dan brendi, juga asli wilayah ini.

Masakan bagian selatan 

Masakan selatan Belanda merupakan masakan dari provinsi Brabant Utara, Limburg dan daerah Flemish di Belgia. Daerah ini terkenal karena banyaknya pastri, sup, rebusan dan masakan sayuran yang sering disebut Burgundi yang merupakan ungkapan Belanda menggunakan hak pengadilan Burgundi kaya yang memerintah di Low Countries pada Abad Pertengahan yang terkenal karena kemegahan dan pesta besar.
Wilayah tersebut merupakan wilayah kuliner di Belanda yang mengembangkan masakan Haute dan merupakan dasar restoran Belanda yang paling tradisional, mencakup menu utama khas seperti Biefstuk, Varkenshaas, Ossenhaas, semuanya adalah potongan daging terbaik, umumnya daging babi atau sapi, disertai dengan berbagai macam saus dan kentang yang telah digoreng dua kali dalam cara tradisional Belanda (atau Belgia).
Rebusan seperti Waterzooi atau Hachee, rebusan dari bawang bombay, daging sapi dan kuah daging yang kental, mengandung banyak rasa dan membutuhkan beberapa jam untuk disajikan. Sup sayuran dibuat dari kaldu kaya rasa dan biasanya berisi bakso kecil mendampingi berbagai macam sayuran yang berbeda. Asparagus dan witlo(o)f sangat berharga dan secara tradisional dimakan dengan keju dan/atau ham.
Kue kering sangat berlimpah, sering diisi dengan krim yang kaya rasa, puding atau buah-buahan. Kue seperti Vlaai dari Limburg, Moorkop dan Bossche Bol dari Brabant, merupakan kue-kue yang khas. Kue pilihan juga tersedia, dengan worstenbroodje (gulungan dari sosis sapi) menjadi yang paling populer.
Minuman beralkohol tradisional daerah ini adalah bir. Ada banyak merek lokal, mulai dari Bir Trappist sampai Bir Kriek. Bir sama halnya seperti anggur dalam masakan Perancis, juga digunakan dalam memasak seringkali untuk rebusan.